Scroll untuk membaca artikel
Sabtu, 03 Desember 2022 | 19:10 WIB

Korban Meninggal Gempa Cianjur Bertambah, 8 Orang Masih Dicari, Begini Kata BMKG Kapan Gempa Berakhir

Masnurdiansyah
Korban Meninggal Gempa Cianjur Bertambah, 8 Orang Masih Dicari, Begini Kata BMKG Kapan Gempa Berakhir
Pencarian korban Gempa Cianjur yang masih terus dilakukan, terkini sebanyak 8 orang masih dinyatakan hilang. (Foto: Humas Polda Jawa Barat)

SuaraCianjur.id- Jumlah korban meninggal dunia dari Gempa Cianjur bertambah tiga orang. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah.

Sehingga total jumlah korban meninggal dunia per hari Sabtu (3/12/2022) tercatatsudah ada 334 orang.

“Pada hari ini, jumlah korban meninggal dunia bertambah tiga orang, menjadi  334 jiwa,” ungkap Cecep, dalam konferensi pers di Pendopo Cianjur.

Cecep juga mengatakan soal penemuan ketiga jenazah berada di lokasi berbeda, yakni dua korban di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang dan sisinya sisanya ada di Warung Sate Sintha.

Baca Juga:Gempa Garut Dirasakan di Sejumlah Wilayah, Ini Dampaknya

Sementara bagi korban hilang masih ada delapan orang.

“Korban hilang atau masih dalam pencarian itu delapan jiwa,” ungkap Cecep.

Sementara itu bagi korban luka terkait denga gempa Cianjur bagi masyarakat yang mengalami luka berat mencapai 593 orang.

“Korban luka berat yang saat ini masih dirawat di semua rumah sakit di Cianjur 49 orang,” kata dia.

Sementara itu tercatat dari BNPB ada sebanyak 114.683 jiwa yang harus tinggal di pengungsian. Sejauh ini sejak pertama kali terjadi gempa, Cianjur sudah digoyang 378 Kali hingga kini kata BMKG.

Baca Juga:Ribuan Rumah Warga yang Hancur Diguncang Gempa Siap Dibangun Tahap Pertama, Pakai Teknologi Ini

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan secara frekuensi kalau gempa susulan yang terjadi semakin berkurang dan kekuatannya melemah.

“Update gempa susulan Cianjur sampai dengan Sabtu 3 Desember 2022 pukul 07.00 WIB terjadi 378 kali gempa. Kekuatan melemah dan frekuensi makin jarang,”begitu cuitannya di Twitter pribadinya.

BMKG sejauh ini belum bisa memastikan kapan gempa susulan akan berhenti. Namun beradasarkan hitungan, terjadi peluruhan gempa dalm waktu seminggu kedepan.

"Tapi hal itu juga masih mungkin terjadi satu hingga dua gempa bumi per harinya," ucap Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Virga Librian.

Warga yang kondisi rumahnya rusak dan tidak memungkinkan untuk ditiinggali atau dimasuki, ada baiknya untuk tidak melakukan itu. (*)

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Berita

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda